Skip to main content
tutorial laravel logo

Tutorial 1 : Installasi Laravel 8.0

Laravel – adalah framework php yang sangat terkenal, yang saat ini dapat menyaingi kepopuleran dari pendahulunya yaitu Codeigniter. Jika Codeigniter dulu sukses dengan versi 3.0 nya, setelah kehadiran laravel yang membawa gaya penulisan yang baru, maka Codeigniter segera merilis versi 4.0 yang hampir serupa dengan laravel. Keuntungan menggunakan laravel adalah php artisan yang dimiliki, dimana kita dapat dengan mudah membuat controller, model dan beragam utilitas hanya dengan mengetik sebaris perintah pada terminal text editor yang kita miliki.

BACA:

Pada tutorial ini saya akan berbagi cara membuat aplikasi web dengan framework laravel untuk versi 8 atau yang terbaru disaat saya menulis tutorial ini, dan anda pemula sekaligus dapat mengikuti tutorial ini dengan mudah. Karena saya akan memulainya dengan persiapan dan installasi laravel, hingga penggunaan beragam fitur yang ada seperti membuat rest api dengan Spatie dan Passport. Silahkan ikuti tutorial ini, dan jika anda masih bingung anda dapat bertanya melalui kolom komentar yang tersedia.

Panduan Installasi

1. Pada tutorial kali ini saya melakukan installasi dengan menggunakan COMPOSER, sehingga jika anda belum memiliki COMPOSER silahkan ikuti panduan di Tutorial Installasi ComposerDan jangan lupa anda mempersiapkan xampp atau wamp di laptop atau komputer anda.

2. Buka terminal atau cmd yang anda miliki dan arahkan ke htdocs (jika anda menggunakan xampp) atau ke www (jika anda menggunakan wamp), kemudian ketikan perintah sebagai berikut:


composer create-project laravel/laravel namaproject

Pada bagian “namaproject” anda ganti dengan nama yang akan tampil menjadi directory di htdocs/www , di tutorial kali  ini saya akan menuliskannya menjadi “latihan“. Dan berikut gambar saat anda melakukannya di terminal komputer anda:

installasi laravel gb 1

 

3. Setelah anda selesai maka akan terbentuk folder project anda di folder htdocs atau www . Selanjutnya silahkan anda buka dengan text editor seperti visual code atau IDE phpstorm. Kemudian buka file .ENV atau jika belum ada silahkan copy dari file .ENV.EXAMPLE dan rename menjadi .ENV  . Pada file .ENV ini anda bisa melakukan pengaturan dasar , salah satu yang utama adalah anda mengatur nama databasenya. Pastikan anda sudah membuat database kosong dengan nama yang akan anda tuliskan di .ENV, karena default nama databasenya adalah laravel.

installasi laravel gb 2

4. Dan terakhir silahkan ketik di terminal anda dan didalam folder laravel anda perintah berikut dan tunggu hingga selesai:


composer install

Seperti tampak pada gambar berikut ini (disini saya menggunakan phpstorm edisi student pack github yang gratis 1 tahun):

installasi laravel gb 3

5. Setelah selesai maka ketikan perintah berikut untuk menjalankan project laravel anda:


php artisan serve

installasi laravel gb 4

 

6. Selanjutnya anda bisa mengakses project anda di browser dengan alamat http://127.0.0.1:8000/

installasi gb 5

 

Catatan Penulis

Cukup mudah bukan? Pada tutorial selanjutnya kita akan memulai menggunakan jetstream dan beberapa fitur yang disediakan oleh laravel versi 8. Dan anda bisa mengecek versi laravel anda dengan mengetik perintah #php artisan -v di terminal anda. Serta anda bisa membaca dokumentasi laravel langsung di Dokumentasi. Jika anda membutuhkan bantuan, silahkan ketikkan saja di kolom komentar, saya akan membalas secepatnya. Selamat Belajar dan Mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *